PEMBINAAN PENGANUT KEPERCAYAAN TINGKAT KOTA SALATIGA
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga bersama dengan Kejaksaan Negeri Kota Salatiga melaksanakan kegiatan Pembinaan Penganut Kepercayaan di Kota Salatiga. Ada beberapa Penganut Kepercayaan di Kota Salatiga, antara lain : Pengestu, Paguyuban Sumarah, Esa Tunggal Sejati (Satu Jati), Paguyuban Pelajar Kawruh Jiwa, Paguyuban Rahayuning Budi (Prabu), Paguyuban Kepribaden, Kejiwan dan Persatuan Warga Theosofi Indonesia (Perwatin).
Penghayat kepercayaan di Indonesia merupakan kelompok yang terdiri dari suku-suku asli yang menjunjung tinggi kepercayaan-kepercayaan tradisional mereka. Mereka memiliki beragam keyakinan dan praktik, yang sering kali terkait. Setiap kelompok etnis dengan kehidupan alam, hubungan dengan roh nenek moyang, serta siklus alam dan agraris.
Penghayat kepercayaan memiliki peran penting dalam pemeliharaan warisan budaya Indonesia. Mereka berfungsi sebagai penjaga tradisi, melestarikan praktik-praktik kuno, ritus, dan pengetahuan lokal yang diteruskan dari generasi ke generasi. Upacara adat, seperti ritual panen, pernikahan adat, dan pemujaan leluhur, merupakan bagian integral dari kehidupan penghayat kepercayaan dan merupakan cara untuk memelihara identitas budaya mereka.


