Pelatihan Digitalisasi Branding, Pemasaran dan Penjualan Kuliner
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga mengadakan Pelatihan Peningkatan Inovasi Dan Higienitas Sajian Kuliner Di Destinasi Pariwisata yang bersumber dari DAK Non Fisik Kemenparekraf. Kegiatan dilakukan selama 3 hari dari tanggal 29 – 31 Agustus 2022 di Hotel Laras Asri. Kegiatan dibuka oleh Pj. Wali Kota Salatiga, Drs. Sinoeng N. Rachmadi, MM. Selain membuka beliau juga memberikan materi mengenai pentingnya promosi kuliner melalui media digital. Terdapat beberapa point yang harus diperhatikan yaitu: pentingnya Fotografi dalam promosi digital, prinsip-prinsip Fotografi dalam promosi digital dan teknik pengambilan gambar.

Kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti program Salatiga Goes To Gastronomy UCCN 2023. Pada tahun 2021 Kota Salatiga sudah ditetapkan oleh Bapak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sebagai Kota Kreatif sub-Sektor Kuliner. Sejalan dengan itu Pemerintah Kota Salatiga bekerjasama dengan Stakeholder Pentahelix telah mencalonkan untuk bergabung di UCCN dengan baris gastronomi pada tahun 2021. Walaupun terpilih mewakili Indonesia, namun UNESCO belum menetapkan Salatiga sebagai Gastronomi UCCN pada tahun 2021.
Tujuan Pelatihan antara lain : Rintisan food start-up; Penguatan inkubasi kuliner di Salatiga; Rintisan Penguatan Salatiga goes to UCCN 2023. Selain Pj. Wali Kota Salatiga, terdapat beberapa narasumber yang dihadirkan untuk mengisi pelatihan ini, diantaranya adalah :
– Vita Datau (Ketua Indonesia Gastronomy Network)
– Ismayanti, S.Tr.Par.,M.Sc (Indonesia Gastronomy Network)
– Desyanto Nugroho (Chef Bathari Resto)
– Ardiansyah Rachmat Akbar, S.Sn., MM (Pakar Branding)
– Eko Suseno HRM, S.E., M.M.,PFC (Akademisi/Motivator)
– Priyo Hari Adi, S.E., M.Si.,Akt.Ph.D (CEMSED)
– Lasti Nur Satiani, S.S.,M.Pd (UKSW)
– Alex Mahfud (Kuliner Salatiga)



