REMBUG BUDAYA
Selasa (13/01), bertempat di Ruang Kaloka, Gedung Setda Kota Salatiga, diselenggarakan kegiatan Rembug Budaya yang menghadirkan Wali Kota Salatiga, Ketua TP PKK Kota Salatiga, Kepala DISBUDPAR, serta para pelaku seni di Kota Salatiga. Forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan insan seni untuk membahas perkembangan, tantangan, serta peluang kemajuan kebudayaan di Kota Salatiga. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang hadir.
Diskusi dan sesi tanya jawab menjadi inti kegiatan, di mana para pelaku seni menyampaikan aspirasi, gagasan, serta harapan mereka secara langsung kepada para pemangku kebijakan. Interaksi dua arah ini menciptakan komunikasi yang konstruktif, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung ekosistem seni dan budaya yang berkelanjutan di Kota Salatiga. Berbagai ide inovatif pun mengemuka sebagai langkah strategis untuk menghidupkan ruang-ruang kreatif di kota ini.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menyampaikan harapannya agar pemanfaatan aset milik Pemerintah Kota Salatiga dapat dioptimalkan secara maksimal. Salah satu gagasan yang disampaikan adalah pemanfaatan Rumah Dinas Wali Kota Salatiga sebagai wadah bagi para seniman untuk mengekspresikan diri dan menampilkan karya-karya terbaiknya. Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan seni dan budaya lokal.

Rumah Dinas Wali Kota Salatiga yang berlokasi di Jl. Diponegoro diharapkan dapat menjadi ruang kreatif yang hidup dan terbuka bagi masyarakat. Para pelaku seni diharapkan dapat menampilkan beragam kesenian secara rutin, mulai dari seni pertunjukan, musik, tari, hingga pameran karya rupa. Dengan demikian, rumah dinas tidak hanya berfungsi sebagai tempat kediaman resmi, tetapi juga sebagai pusat aktivitas budaya yang memperkaya kehidupan masyarakat.
Kegiatan Rembug Budaya ini juga diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan seni lokal di Kota Salatiga. Dengan tersedianya ruang yang representatif dan dukungan pemerintah, para pelaku seni akan memiliki kesempatan lebih luas untuk berkarya, berkolaborasi, dan memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya daerah agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.
Selain memberikan ruang bagi pelaku seni, kegiatan ini juga dirancang agar berdampak positif bagi pelaku UMKM. Ke depan, setiap penyelenggaraan kegiatan seni di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga direncanakan akan menyediakan tempat bagi UMKM untuk berpartisipasi. Dengan demikian, Rembug Budaya tidak hanya memperkuat sektor seni dan budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat Kota Salatiga secara menyeluruh.


