Visi Misi

RENCANA STRATEGIS SKPD

  1. Visi

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, visi merupakan rumusan umum  mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Visi menjelaskan arah atau kondisi ideal di masa depan yang ingin dicapai  (clarity of direction) berdasarkan kondisi  dan situasi yang terjadi saat ini yang menciptakan kesenjangan  (gap) antara kondisi saat ini dan masa depan  yang ingin dicapai. Visi Walikota dan Wakil Walikota Kota Salatiga merupakan hasil proses politik terpilihnya Kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung oleh masyarakat, yang mana visi dijadikan sebagai substansi dan rujukan utama penyusunan RPJMD untuk lima tahun yang akan datang. Visi pembangunan jangka menengah Kota Salatiga Tahun 2017-2022 adalah :

“Salatiga HATI BERIMAN yang SMART”

Berdasarkan pernyataan visi di atas, maka terdapat makna yang terkandung dalam visi tersebut berdasarkan masing-masng frase. Visi Kota Salatiga memiliki dua frase, yaitu kata HATI BERIMAN dan kata SMART. Kata HATI BERIMAN merupakan singkatan dari kata SEHAT, TERTIB, INDAH dan AMAN. Sementara itu kata SMART merupakan singkatan dari SEJAHTERA dan BERMARTABAT. Maka penjelasan yang dimaksud pada masing-masing kata dalam kalimat HATI BERIMAN yang SMART adalah sebagai berikut :

Penjelasan Makna Visi

Salatiga HATI BERIMAN yang SMART

Unsur Visi

Penjelasan

Hati Beriman : Secara harfiah “HATI BERIMAN’ megandung arti “Sejiwa dengan Sila I Pancasila Ketuhanan Maha Esa maka setiap penduduk/warga Kota Salatiga adalah insan yang percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa menurut Agama dan Kepercayaan masing-masing”.

“KOTA SALATIGA HATI BERIMAN” mempunyai makna “Terciptanya suasana dan kondisi kehidupan kota/masyarakat salatiga yang Sehat, Tertib, Bersih, Indah dan Aman, di mana penduduk/warga kotanya adalah insan yang percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa menurut Agama dan Kepercayaannya masing-masing untuk mewujudkan cita-cita bangsa yaitu, masyarakat Indonesia yang adil dan makmur materiil –spiritual”. (Perda Kotamadya Salatiga No.10 Tahun 1993)

Sejahtera : Mempunyai arti meningkatkan pemenuhan kebutuhan layanan dasar, fasilitas umum, pelayanan publik dan pembangunan berwawasan lingkungan
Mandiri : Mengandung arti mewujudkan Kota Salatiga sebagai pusat kegiatan masyarakat yang berkemampuan serta berperan aktif dalam pembangunan, yang dilandasi oleh jiwa dan semangat kewirausahaan untuk meningkatkan potensi dan daya saing daerah. Di dalam keseluruhan makna dimaksud, mandiri juga mengandung arti  melestarikan nilai-nilai kearifan lokal dan mengutamakan keselarasan pembangunan, toleransi, dan hubungan antar pemangku kepentingan
Bermartabat : Bermakna untuk mewujudkan Kota Salatiga sebagai pusat penyelenggaraan pemerintahan yang tunduk pada prinsip prinsip tata pemerintahan yang bersih, profesional, berwibawa, demokratis, menjunjung tinggi supremasi hukum dan penghormatan yang tinggi terhadap hak asasi manusia

 

 

  1. Misi

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang dimaksud dengan misi merupakan rumusan umum mengenai upaya-upaya yang dilaksanakan untuk mewujudkan visi. Rumusan misi menjadi kerangka bagi tujuan dan sasaran serta arah kebijakan yang ingin dicapai dan menentukan jalan yang akan ditempuh untuk mencapai visi pembangunan Kota Salatiga Tahun 2017-2022. Untuk mencapai visi Kota Salatiga Hari Beriman yang Smart ditetapkan 9 (sembilan) misi seagai berikut :

  1. Meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, mewujudkan SDM yang handal dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.
  2. Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dan keluarga berencana
  3. Meningkatkan ketentraman, ketertiban dan kondusifitas wilayah
  4. Meningkatkan kualitas penataan ruang dan infrastruktur perkotaan yang berwawasan lingkungan
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan air bersih, sanitasi dan lingkungan permukiman kota
  6. Mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada Usaha Menengah, Kecil dan Mikro.
  7. Meningkatkan kerjasama, daya saing daerah dan daya tarik investasi dan memperluas akses lapangan pekerjaan.
  8. Meningkatkan kesejahteraan sosial, kesetaraan gender dan perlindungan anak.
  9. Meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik (good governance)

Sedangkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga terkait pada 2 (dua) misi yaitu :

  1. Misi Kesatu :

Meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, mewujudkan SDM yang handal dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.

  1. Misi Dua :

Mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada Usaha Menengah, Kecil dan Mikro.

Keterkaitan antara unsur Visi RPJMD Kota Salatiga 2017-2022 ke dalam masing-masing misi adalah sebagai berikut :

Keterkaitan Unsur Visi  Kota Salatiga 2017-2022

Pada Masing-Masing Misi

No

Unsur Visi Salatiga HATI BERIMAN

yang SMART

Misi RPJMD Kota Salatiga 2017-2022

A. Frase Sehat 1.   Meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, mewujudkan SDM yang handal dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.
2.   Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dan keluarga berencana
B. Frase Tertib dan Aman 3.   Meningkatkan ketentraman, ketertiban dan kondusifitas wilayah
C. Frase Bersih dan Indah 4.   Meningkatkan kualitas penataan ruang dan infrastruktur perkotaan yang berwawasan lingkungan
5.   Meningkatkan kualitas pelayanan air bersih, sanitasi dan lingkungan permukiman kota
D. Frase Mandiri 6.   Mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada Usaha Menengah, Kecil dan Mikro.
7.   Meningkatkan kerjasama, daya saing daerah dan daya tarik investasi dan memperluas akses lapangan pekerjaan.
E. Frase Bermartabat 8.   Meningkatkan kesejahteraan sosial, kesetaraan gender dan perlindungan anak.
9.   Meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik (good governance)
  1. Tujuan dan Sasaran

Tujuan adalah pernyataan tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi, melaksanakan misi, memecahkan permasalahan, dan menangani isu strategis yang dihadapi untuk periode tahun 2017-2022. Tujuan yang ditetapkan berdasarkan misi pembangunan lima tahun ke depan Kota Salatiga adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat
  2. Meningkatkan apresiasi pada seni dan karya budaya serta melestarikan warisan budaya Kota Salatiga
  3. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan pengendalian pertumbuhan penduduk
  4. Menciptakan tatanan kehidupan masyarakat yang tentram, tertib dan aman guna menunjang efektifitas pembangunan
  5. Meningkatkan kualitas penataan ruang dan infrastruktur dalam mendukung pertumbuhan wilayah secara merata
  6. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pengairan dalam rangka mendukung peningkatan produksi pertanian.
  7. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup agar mendukung
  8. Mewujudkan sarana dan prasarana perumahan, permukiman dan sanitasi perkotaan yang merata bagi masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas hidup.
  9. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita penduduk
  10. Mewujudkan pengelolaan potensi daerah yang mendorong pada peningkatan kerjasama antar daerah dan antar pelaku investasi dalam memperluas kesempatan kerja di Kota Salatiga.
  11. Meningkatkan ketahanan sosial masyarakat dalam mencegah dan menangani masalah kesejahteraan sosial.
  12. Meningkatkan perlindungan, pemenuhan hak-hak anak, dan pencapaian kesetaraan dan keadilan gender.
  13. Meningkatkan pelaksanaan Reformasi Birokrasi pemerintah daerah dalam menunjang kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan

Sementara itu yang dimaksud dengan sasaran adalah kondisi yang menggambarkan hal yang ingin dicapai melalui tindakan-tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan. Sasaran yang ingin dicapai mendasarkan pada tujuan yang sudah ditetapkan adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatnya Akses dan kualitas pendidikan dasar dan pendidikan non formal bagi masyarakat
  2. Meningkatnya tata kelola perpustakaan dan minat baca masyarakat
  3. Meningkatnya aktivitas seni dan gelar karya budaya dan kelestarian warisan budaya kota salatiga.
  4. Meningkatnya angka keselamatan ibu dan anak
  5. Menurunnya penyakit menular dan tidak menular
  6. Terkendalinya pertumbuhan penduduk
  7. Meningkatkannya ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat serta wilayah yang kondusif
  8. Meningkatnya kualitas sarana prasarana jalan dan jembatan yang memadai untuk kenyamanan dan kelancaran transportasi
  9. Meningkatnya kualitas penataaan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang
  10. Meningkatnya kuantitas dan fungsi sarana prasarana pengairan
  11. Meningkatnya kualitas lingkungan hidup
  12. Penyediaan dan optimalisasi sarana trasnportasi Massal yang Berkualitas dan Ramah Lingkungan
  13. Meningkatnya pemerataan sarana prasarana permukiman, serta sanitasi dan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat
  14. Meningkatnya kuantitas dan daya saing UMKM, koperasi dan Industri
  15. Meningkatnya kinerja perdagangan
  16. Meningkatnya kunjungan wisata pada berbagai destinasi unggulan
  17. Meningkatnya produktivitas pertanian dan perikanan, serta ketahanan pangan masyarakat
  18. Meningkatnya keberdayaan masyarakat dalam pembangunan
  19. Meningkatnya realisasi investasi
  20. Meningkatnya penyerapan tenaga kerja daerah
  21. Meningkatnya kualitas penanganan PMKS
  22. Meningkatnya cakupan hak-hak anak, Kesetaraan dan keberdayaan perempuan
  23. Meningkatnya kepuasan masyarakat atas pelayanan publik pada unit-unit pelayanan publik
  24. Meningkatnya keterbukaan informasi publik dan penerapan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan
  25. Meningkatnya profesionalisme dan kompetensi sumberdaya aparatur sipil negara (ASN)
  26. Meningkatnya partisipasi dan akuntabilitas kinerja birokrasi pemerintah

 

  1. Strategi dan Arah Kebijakan

Strategi dan arah kebijakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga terkait dengan misi kesatu dan misi keenam sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, mewujudkan SDM yang handal dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya (misi kesatu)

Tujuan :

Meningkatkan apresiasi pada seni dan karya budaya serta melestarikan warisan budaya Kota Salatiga

Sasaran :

Meningkatnya aktivitas seni dan gelar karya budaya dan kelestarian warisan budaya kota salatiga

Strategi:

  1. Meningkatnya aktivitas seni dan gelar karya budaya dan kelestarian warisan budaya kota salatiga melalui penyadaran masyarakat akan pelestarian warisan budaya dan kesenian di Kota Salatiga.
  2. Meningkatkan aktivitas seni dan budaya di kota salatiga.

Arah Kebijakan :

  1. Peningkatan kesadaran masyarakat akan pelestarian budaya dan kesenian dengan budaya dan seni khas salatiga.
  2. Peningkatan aktivitas kesenian dan budaya dengan fokus pada Kesenian Tradisional dan budaya lokal
  1. Mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (misi keenam)

Tujuan :

Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita penduduk

Sasaran :

Meningkatnya kunjungan wisata pada berbagai destinasi unggulan

Strategi:

Meningkatkan kunjungan wisata melalui diversifikasi produk wisata yang mencakup destinasi dan atraksi wisata

Arah Kebijakan:

Peningkatan diversifikasi produk wisata dengan fokus pada pengembangan destinasi wajah kota, dan penyelenggaraan atraksi wisata berbasis seni budaya daerah

Selengkapnya hubungan Misi dengan Tujuan Sasaran Strategi dan Arah Kebijakan Kota Salatiga Tahun 2017-2022 tersaji pada tabel berikut:

Hubungan Misi dengan Tujuan Sasaran Strategi dan Arah Kebijakan

Kota Salatiga Tahun 2017-2022

 

Visi “Salatiga HATI BERIMAN yang SMART”

Misi 

Tujuan 

 Sasaran

Strategi 

Kebijakan 

1.            Meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, mewujudkan SDM yang handal dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. Meningkatkan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat Meningkatnya Akses dan kualitas pendidikan dasar dan pendidikan non formal bagi masyarakat Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dasar dan Pendidikan Non formal melalui Peningkatan kondusifitas sekolah, peningkatan peran dan kompetensi guru, peningkatan aktivitas orang tua dalam pendidikan anak, dan optimalisasi peran pemerintah serta swasta. Peningkatan kualitas sekolah terutama pada penyediaan dan perbaikan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran pada PAUD, Dikdas dan Pendidikan Non Formal
Peningkatan peran dan komptensi guru terutama Kompetensi paedagogi Guru PAUD, SD dan SMP.
Peningkatan peran Orang tua akan pentingnya pendidikan terutama pada pedidikan karakter
Pengembangan kurikulum muatan lokal terutama untuk menunjang pendidikan karakter
Meningkatnya tata kelola perpustakaan dan  minat baca masyarakat Meningkatkan tatakelola perpustakaan dan  minat baca masyarakat melalui, lomba membaca dan resume buku, meningkatkan sarana prasarana dan memperbaiki  pengelolaan perpustakaan daerah, masyarakat dan sekolah. Peningkatan minat baca masyarakat dengan fokus pada masyarakat generasi muda dan pelajar
Peningkatan pembinaan dan pengembangan perpustakaan msyarakat dan sekolah terutama pada perpustakaan yang  pengelolaan belum optimal.
Pengembangan Perpustakaan Daerah terutama pada penyediaan dan pengembangan e-library dan perpustakaan on line
Meningkatkan apresiasi pada seni dan karya budaya serta melestarikan warisan budaya Kota Salatiga Meningkatnya aktivitas seni dan gelar karya budaya dan kelestarian warisan budaya kota salatiga. Meningkatnya aktivitas seni dan gelar karya budaya dan kelestarian warisan budaya kota salatiga melalui penyadaran masyarakat akan pelestarian warisan budaya dan kesenian di Kota Salatiga, Meningkatkan aktivitas seni dan budaya di kota salatiga. Peningkatan kesadaran masyarakat akan pelestarian budaya dan kesenian dengan budaya dan seni khas salatiga.
Peningkatan aktivitas kesenian dan budaya dengan fokus pada Kesenian Tradisional dan budaya lokal
2.            Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dan keluarga berencana Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan pengendalian pertumbuhan penduduk Meningkatnya angka keselamatan ibu dan anak Menurunkan kematian ibu dan anak melalui peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di pelayanan kesehatan tingkat pertama dan rujukan, peningkatan perilaku dan kepedulian masyarakat terkait keselamatan ibu melahirkan, penurunan penyakit tidak menular pada ibu hamil Meningkatkan kelangsungan hidup di 1000 hari pertama pasca kelahiran  baik pada ibu dan bayi, peningkatan kualitas layanan di tingkat pertama
·Menurunkan gizi buruk melalui gerakan masyarakat hidup sehat, peningkatan sarana pelayanan gizi masyarakat, pemberian dan perawatan pada kasus gizi buruk, peningkatan cakupan bayi dengan ASI Eksklusif Penurunan gizi buruk difokuskan pada penanganan gizi buruk, stunting balita dan gizi lebih
Menurunnya penyakit menular dan tidak menular Penurunan penyakit menular melalui peningkatan kualitas lingkungan sehat, perilaku hidup bersih dan sehat, peningkatan penjakauan penemuan kasus penyakit menular, dan tidak menular, peningatan kualitas pelayanan kesehatan dalam penanganan penyakit Penurunan angka kesakitan di fokuskan pada penemuan penyakit menular (TB, HIV AIDS), pengendalian lingkungan dan perilaku hidup sehat.
Terkendalinya pertumbuhan penduduk Mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penggunaan alat kontrasepsi ntuk mengatur kehamilan, meningkatkan kesadaran yang baik pada remaja tentang kesehatan reproduksi, peningkatan layanan keluarga berencana Mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan fokus meningkatkan jumlah peserta KB baru, peningkatan partisipasi KB Pria.
3.            Meningkatkan ketentraman, ketertiban dan kondusifitas wilayah Menciptakan tatanan kehidupan masyarakat yang tentram, tertib dan aman guna menunjang efektifitas pembangunan Meningkatkannya ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat serta wilayah yang kondusif Menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan tentram ditengah masyarakat, melalui langkah-langkah penegakan aturan, penertiban, pengawasan, pemantauan untuk pencegahan gangguan, potensi konflik serta pemberantasan penyakit masyarakat yang meresahkan secara intens dan berkelanjutan, didukung penguatan koordinasi dengan seluruh mitra terkait Peningkatan kenyamanan dan kemanan wilayah dengan prioritas pada penegakan regulasi daerah, dan peningkatan upaya preventif
4.            Meningkatkan kualitas penataan ruang dan infrastruktur perkotaan yang berwawasan lingkungan Meningkatkan kualitas penataan ruang dan infrastruktur dalam mendukung pertumbuhan wilayah secara merata Meningkatnya kualitas sarana prasarana jalan dan jembatan yang memadai untuk kenyamanan dan kelancaran transportasi Meningkatkan kualitas dan kuantitas jalan dan jembatan melalui pembangunan dan rehabilitasi jalan dan jembatan Peningkatan kemantapan jalan dengan fokus pada jalan dan jembatan dengan kondisi rusak berat
Meningkatnya kualitas penataaan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang Meningkatkan kualitas penyelenggaraan penataan ruang melalui revisi dokumen RTRW, penataan kawasan strategis perkotaaan, penataan wajah kota, dan pembangunan landmark kota. Peningkatan kualitas perencanaan dan penataan ruang perkotaan dengan prioritas pada penataan kawasan strategis perkotaan
Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pengairan dalam rangka mendukung peningkatan produksi pertanian. Meningkatnya kuantitas dan fungsi sarana prasarana pengairan Meningkatkan ketersediaan air irigasi bagi pertanian melalui pembangunan jaringan irigasi, rehabilitasi secara intensif,  pengelolaan sarana prasarana pengairan, dan peningkatan peran paguyupan pengguna air dalam pengelolaan jaringan irigasi Peningkatan kinerja pelayanan irigasi dengan fokus rehabilitasi jaringan irigasi yang rusak.
Meningkatkan kualitas lingkungan hidup agar mendukung Meningkatnya kualitas lingkungan hidup Meningkatkan kesadaran pelaku usaha dalam upaya mencegah dampak pencemaran lingkungan hidup melalui koordinasi, sosialisasi dan pengawasan secara intensif, serta pemantauan status mutu air, udara dan tanah. Peningkatan pengawasan dan pengendalian pencemaran/ perusakan lingkungan hidup dengan fokus pada pada sentra-sentra industri dan kawasan permukiman
Penyediaan dan optimalisasi
sarana trasnportasi
Massal yang Berkualitas dan
Ramah Lingkungan
Meningkatkan kualitas pengelolaan transportasi melalui peningkatan sarana dan prasarana perhubungan, penataan trayek, peningkatan kualitas  pelayanan angkutan umum, pengembangan sistem management dan rekayasa lalu lintas serta pengembangan angkutan massal Peningkatan pelayanan perhubungan dengan prioritas pada perbaikan sarana dan prasarana transportasi
5.            Meningkatkan kualitas pelayanan air bersih, sanitasi dan lingkungan permukiman kota Mewujudkan sarana dan prasarana perumahan, permukiman dan sanitasi perkotaan yang merata bagi masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas hidup. Meningkatnya pemerataan sarana prasarana permukiman, serta sanitasi dan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat – Menurunkan kawasan kumuh perkotaan melalui penyadaran dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola lingkungan, membangun keterpaduan progam bidang lingkungan hidup, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan infrastruktur publik. – Penataan kawasan kumuh perkotaan yang difokuskan pada peningkatan pengetahuan lingkungan sehat bagi masyarakat, perbaikan infrastruktur sanitasi, air bersih, drainase, persampahan yang didukung berbagai program sinergitas dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Meningkatkan ketersediaan sarana sanitasi dan air bersih Penyediaan sarana sanitasi dan air bersih difokuskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan keluarga baru.
6.            Mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada Usaha Menengah, Kecil dan Mikro. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita penduduk Meningkatnya kuantitas dan daya saing UMKM, koperasi dan Industri Meningkatkan kuantitas dan daya saing UMKM dan Koperasi melalui penguatan kapasitas dan ketrampilan SDM, serta pengembangan kemitraan usaha dengan usaha besar. Penguatan kapasitas dan ketrampilan pelaku UMKM dan lembaga Koperasi terutama kemampuan dalam mengakses permodalan dan meningkatkan produktivitas, kualitas dan pemasaran produk.
Meningkatkan kuantitas dan daya saing industri melalui fasilitasi kemudahan penyediaan bahan baku, penggunaan teknologi produksi, dan peningkatan kualitas produk. Peningkatan fasilitasi kemudahan penyediaan bahan baku, penggunaan teknologi produksi, dan peningkatkan kualitas produk diprioritaskan para produk-produk unggulan Kota Salatiga
Meningkatnya kinerja perdagangan Meningkatkan kinerja perdagangan melalui pengembangan jaringan pemasaran dalam negeri dan luar negeri. Peningkatan fasilitasi pengembangan jaringan pemasaran produk-produk unggulan Kota Salatiga dan penyediaan sarana perdagangan yang sesuai standar
Meningkatnya kunjungan wisata pada berbagai destinasi unggulan Meningkatkan kunjungan wisata melalui diversifikasi produk wisata yang mencakup destinasi dan atraksi wisata Peningkatan diversifikasi produk wisata dengan fokus pada pengembangan destinasi wajah kota, dan penyelenggaraan atraksi wisata berbasis seni budaya daerah
Meningkatnya produktivitas pertanian dan perikanan, serta ketahanan pangan masyarakat Meningkatkan produktivitas pertanian/perkebunan dan peternakan melalui fasilitasi sarana produksi, revitalisasi penyuluhan dan pemberdayaan kelompok tani dan kelompok ternak. Peningkatan fasilitasi sarana produksi, revitalisasi penyuluhan dan pemberdayaan kelompok tani dan kelompok ternak dengan prioritas pada sentra-sentra produksi pertanian/perkebunan dan peternakan.
Peningkatan produksi perikanan melalui fasilitasi sarana produksi perikanan, penguatan kapasitas dan keterampilan teknis Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan Cara Pembenihan Ikan yang baik (CPIP) Peningkatan fasilitasi sarana produksi perikanan, penguatan kapasitas dan keterampilan Kelompok Pembudidaya dan Pembenih Ikan dengan fokus pada sentra-sentra usaha perikanan.
Meningkatkan pola pangan harapan dengan mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. Peningkatan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman dengan fokus pada pemanfaatan pekarangan untuk penyediaan pangan alternatif, dan diversifikasi produk pangan.
Meningkatnya keberdayaan masyarakat dalam pembangunan Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan wilayah melalui fasilitasi penyediaan stimulan dana pembangunan Peningkatan fasilitasi penyediaan stimulan dana pembangunan guna mendorong partisipasi masyarakat dengan fokus pada pembangunan tingkat kelurahan
7.            Meningkatkan kerjasama, daya saing daerah dan daya tarik investasi dan memperluas akses lapangan pekerjaan. Mewujudkan pengelolaan potensi daerah yang mendorong pada peningkatan kerjasama antar daerah dan antar pelaku investasi dalam memperluas kesempatan kerja di Kota Salatiga. Meningkatnya realisasi investasi Peningkatan realisasi investasi dalam mendorong perluasan kesempatan kerja daerah melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif, menciptakan kepastian hukum dan kualitas pelayanan. Menetapkan regulasi yang memberikan berbagai kemudahan
penanaman modal,  optimalisasi instansi perijinan terpadu
dalam percepatan pelayanan perijinan, meningkatkan daya
dukung sarana dan
prasarana investasi
Meningkatnya penyerapan tenaga kerja daerah Meningkatkan serapan tenaga kerja melalui penyediaan tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar Penyediaan tenaga kerja yang terampil dan melakukan pengembangan sistem informasi investasi dan tenaga kerja berbasis teknologi.
Informasi
8.            Meningkatkan kesejahteraan sosial, kesetaraan gender dan perlindungan anak. Meningkatkan ketahanan sosial masyarakat dalam mencegah dan menangani masalah kesejahteraan sosial. Meningkatnya kualitas penanganan PMKS Memberdayakan masyarakat agar mandiri menyelesaikan masalah-masalah sosial yang timbul dilingkungannya,  mengembangkan usaha kesejahteraan sosial, memperkuat jaringan lembaga serta memperkuat kapasitas PSKS dan TKSK dalam membangun kesejahteraan PMKS. Peningkatan partisipasi stakeholder dalam pencapaian kesejahteraan sosial dengan memperhatikan kemampuan PMKS untuk makin mandiri, serta sinergitas lembaga pengelola PMKS
Meningkatkan perlindungan, pemenuhan hak-hak anak, dan pencapaian kesetaraan dan keadilan gender. Meningkatnya cakupan hak-hak anak, Kesetaraan dan keberdayaan perempuan Pemenuhan hak-hak anak melalui pencegaha, pelayanan, pemberdayaan, sinkronisasi program dan kegiatan maintreaming PUHA, penguatan kelembagaan, dan mendorong gerakan perlindungan bagi anak. Akserelasi pemenuhan hak-hak anak dengan prioritas pada anak-anak korban kekerasan termasuk TPPO, difabel, dan anak-anak rentan.
Percepatan  pelaksanaan pengarusutamaan gender melalui PPRG, peningkatan pendapatan perempuan, peningkatan jumlah perempuan di legislatif, dan pencegahan, pelayanan serta  pemberdayaan perempuan rentan. Penguatanpengarusutamaan gender dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup dan peran perempuan di berbagai bidang pembangunan
9.            Meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik (good governance) Meningkatkan pelaksanaan Reformasi Birokrasi pemerintah daerah dalam menunjang kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan Meningkatnya kepuasan masyarakat atas pelayanan publik pada unit-unit pelayanan publik Peningkatan pelayanan publik melalui penyediaan sarana dan prasarana pelayanan publik yang baik dan berkualitas Pelayanan publik yang berkualitas dengan focus pada peningkatan standar pelayanan (SP, SPP dan SOP)  layanan public serta kualitas sumberdaya manusia yang melayani langsung masyarakat.
Meningkatnya keterbukaan informasi publik dan penerapan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan Penyediaan informasi publik dengan penerapan teknologi informasi berbasis website dan aplikasi. Optimalisasi website dan inovasi aplikasi layanan yang efektif, fefisien, up to date serta dekat dengan masyarakat
Peningkatan kualitas e-goverment melalui peningkatan kapasitas aparatur dan partisipasi masyarakat dalam penggunaaan pelayanan e-government Penyediaan system dan infrastruktur e-Gov yang mutahir dan terintegrasi
Meningkatnya profesionalisme dan kompetensi sumberdaya aparatur sipil negara (ASN) Peningkatan sistem pengawasan internal,  pengelolaan keuangan dan asset daerah yang optimal yang didukung dengan perencanaan dan evaluasi yang sinergitas dan berkualitas Peningkatan penerapan open government dengan fokus pada pelaporan kinerja instansi pemerintah secara terbuka,
Meningkatnya partisipasi dan akuntabilitas kinerja birokrasi pemerintah ·  Peningkatan kapasitas aparatur perencana serta peningkatan kualitas pelaporan dan evaluasi pembangunan daerah Pengembangan Sistem peningkatan kompetensi APIP
Meningkatkan kualitas perencanaan dengan focus pada optimalisasi system informasi perencanaan pembangunan daerah
Peningkaan ketersediaan data pendukung perencanaan pembangunan, utamanya pada indikator kunci pembangunan daerah

 

Sejalan dengan tujuan yang hendak dicapai maka ditetapkan strategi yang akan dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga sebagai berikut:

  1. Meningkatnya aktivitas seni dan gelar karya budaya dan kelestarian warisan budaya Kota Salatiga melalui penyadaran masyarakat akan pelestarian warisan budaya dan kesenian di Kota Salatiga.
  2. Meningkatnya aktivitas seni dan budaya di Kota Salatiga.
  3. Meningkatkan kunjungan wisata melalui diversifikasi produk wisata yang mencakup destinasi dan atraksi wisata.
  1. PRIORITAS KEGIATAN

Dalam rangka mempercepat terwujudnya VISI, MISI serta kebijakan yang telah ditetapkan, Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga, maka rencana kinerja tahun 2017 berupa program-program dan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

PROGRAM

KEGIATAN

1.   Pelayanan Adminsitrasi Perkantoran.

 

1)     Penyediaan Jasa Surat Menyurat.

2)     Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik.

3)     Penyedian Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional

4)     Penyediaan Alat Tulis Kantor.

5)     Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan.

6)     Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor.

7)     Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor.

8)     Penyediaan Peralatan Rumah Tangga.

9)     Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan.

10)  Penyediaan Makanan dan Minuman.

11)  Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah.

12)  Penyediaan Jasa Administrasi Pelayanan Teknis/Kemanan.

13)  Penyediaan Jasa Jaminan Kesehatan Non PNS

2.    Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. 1)     Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor.

2)    Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor.

3)    Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional.

4)    Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor.

3.   Program Peningkatan Disiplin Aparatur. 1)   Pengadaan Pakaian Dinas beserta Perlengkapannya.

2)   Pengadaan Pakaian Kerja Lapangan

4.   Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan. 1)   Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD.
5.       Program Pengembangan Nilai Budaya 1)   Pelestarian dan Aktualisasi Adat Budaya Daerah.
6.   Program Pengelolaan

Kekayaan Budaya

1)   Fasilitas Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Kekayaan Budaya.

2)   Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata.

3)   Pengembangan Nilai dan Geografi Sejarah.

7.   Program Pengelolaan Keragaman Budaya 1)   Penyelenggaraan Dialog Kebudayaan.

2)   Fasilitasi Penyelenggaraan Festival Budaya Daerah.

3)   Seminar dalam rangka revitalisasi dan reaktualisasi budaya lokal

8.   Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata 1)   Pelaksanaan Promosi Pariwisata Nusantara di dalam dan di luar negeri
9.   Program Pengembangan Destinasi Pariwisata. 1)   Pengembangan obyek pariwisata unggulan

2)   Peningkatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pariwisata.

10. Pengembangan Kemitraan 1)     Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Program Peningkatan Kemitraan.

2)     Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengembangan Kemitraan Pariwisata.