Peringatan Hari Musik Nasional Ke-VIII

Bagikan Artikel

Memperingati Hari Musik Nasional VIII, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE,MM menyerahkan piagam kepada 10 tokoh yang telah berdedikasi pada dunia musik di Kota Salatiga. Selain itu, Wali Kota sangat mengapresiasi langkah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Salataiga yang telah menggandeng para pegiat musik. Dikatakannya, selama satu tahun ini kegiatan mereka terganggu akibat pandemi covid-19. Namun demikian, diharapkan aktivitas bermusik bisa tetap berlangsung meskipun dalam kondisi pembatasan sosial dengan mentaati protokol kesehatan.

“Beberapa waktu lalu sudah bisa kita keluarkan surat rekomendasi bagi para pelaku seni untuk bisa perform saat mendapatkan job di tempat-tempat yang diperbolehkan oleh pihak berwenang. Ini adalah angin segar, mudah-mudahan dengan keterbatasan ini tidak menyurutkan semangat para pegiat musik dalam ikut membangun sumber daya manusia di Kota Salatiga. Saya selalu memberikan ruang kepada siapapun tanpa diskriminasi untuk berekspresi sebagai bagian dari fungsi toleransi,” terang Yuliyanto, pada acara yang diinisiasi oleh DPC Persatuan Artis Penyanyi Pencipta lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Salatiga di pakuwon Rumah Dinas Wali Kota, Rabu 10/3/21.

Sementara itu, Kadisbudpar Kota Salatiga sekaligus Ketua DPC PAPPRI Kota Salatiga Drs Valentino T Haribowo MM menuturkan bahwa Hari Musik Nasional telah dicanangkan oleh Presiden RI pada Tahun 2013, yang ketetapan harinya disesuaikan dengan hari kelahiran pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, WR Supratman pada 9 Maret. Pada peringatan Hari Musik Nasional ke 8 di Kota Salatiga, DPC PAPPRI bersama Wali Kota Salatiga berusaha menghargai para kreator musik dengan menyerahkan piagam, diantaranya untuk Sutrimo Sagita (Alm), Ismono (Alm
), Kristiyono Arta Nada (Alm), Ari Wibowo (Alm), Mamik Melani, Edi Supangkat, Anggun Tri Raka Aji, F Slamet Rahardjo, Jason Vilareal dan Frans Ken Arok.